Minggu, 04 November 2018

“Cecah Ries Tanpa Takaran”



mbah gugel


Aku terlahir dari keluarga keturunan Gayo tulen sehingga adat istiadat dan kuliner juga sangat terbiasa dengan makanan khas daerah yang resepnya di dapatkan secara turun temurun. Sebagai keluarga Gayo yang tulen, Cecah adalah makanan yang sangat sering di kosumsi. Mulai dari cecah yang menggunakan banyak bahan, sampai cecah yang hanya memiliki sedikit bahan, seperti jeruk, cabe rawit dan sedikit garam.

Kata ‘cecah” berasal dari potongan bahan-bahan yang kemudian dicampur aduk dengan beberapa bumbu dengan menggunakan takaran sesuai hati nurani, tanpa tau persis berapa banyak banhan yang harus digunakan ketika membuatnya.

Salah satu cecah yang sering kami rindukan adalah Cecah Ries buatan nenek yang dari masa ke masa rasanya tetap sama. Sebenarnya Cecah Ries masih sama dengan pengolahan cecah lainnya, tapi yang berbeda adalah bahan yang digunakan yaitu Ries.

Ries adalah batang pisang yang masih muda, batang pisang yang belum muncul jantung dan buahnya dan masih memiliki tekstur yang lembut. {Gayo: Batang awal si gere ilen peloah uah e}. Namun tidak semua batang pisang bisa dijadikan bahan cecah, karena yang di perlukan adalah batang yang tidak pahit dan lemak rasanya, seperti Pisang Bok, Pisang Banten dan Pisang Keken {Gayo: pisang monyet yang hanya ada di hutan }. Di masa dulu pisang Keken sangat mudah ditemukan sehingga cecah ries yang dihasilkan memiliki rasa yang lemak dan sangat lembut ketika di makan.

mbah gugel


Berikut ada sedikit resep yang bisa di coba dengan takaran sesuai hati nurani pembuatnya.

Bahan:
-      Ries yang telah di cincang-cincang dadu kecil atau bulatan kecil
-      Daging ayam goreng yang disuir-suir
-      Kelapa gongseng {Keramil sele}
-      Jeruk sayur
-      Garam     
    
Bahan yang dihaluskan:
Lada, bawang merah, bawah putih, ketumbar.

Cara membuatnya:
Ries yang telah di cincang dadu di remas dan ditambahkan jeruk sayur agar getah yang pada ries menghilang, kemudian gabungkan dengan ayam suir. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata. Tambahkan lagi jeruk sayur, kelapa gongseng dan garam secukupnya, aduk hingga rata.

Selamat mencoba, semoga rasanya sama seperti buatan nenek saya 😀

5 komentar: